7 Wawancara Canggung Idol KPop yang Ingin Dilupakan

Posted on

Tayangan wawancara dengan Idol KPop adalah salah satu cara yang paling efektif bagi KPopers untuk mengenal lebih dekat dengan Idol mereka, namun wawancara kadang berlangsung secara tidak terduga terutama nih dengan host mancanegara beberapa diantaranya malah mengakibatkan rasa malu dan juga canggung.

Apalagi jika sang presenter mengabaikan perbedaan antara tradisi dan karakter industri KPop dengan industri musik lainnya termasuk di Hollywood terutama pula nih perbedaan bahasa. Yuk simak ya momen Idol KPop dan presenter menjadi kaku pada artikel kita kali ini, 7 wawancara canggung Idol KPop yang ingin dilupakan.

1. NCT 127 Bersama Pasangan Ke Acara Penghargaan

Meskipun merupakan pertanyaan yang sensitif karena bersinggungan dengan perasan fans namun pertanyaan seputar Asmara paling sering ditanyakan. Saat NCT 127 diwawancarai Official American Music Awards.

Sang presenter bertanya yang berarti apakah mereka datang bersama teman kencan pada acara malam penghargaan itu, looking for dates to this a world show dan sang leader Taeyeon menjawabnya iya. Sepertinya Taeyeon keliru ya menerjemahkan kata date, ia mengira itu berarti tanggal atau waktu padahal secara kondisi kalimat date merujuk pada kata kencan.

Taeyong mengira pertanyaan itu terdengar apakah mereka menyiapkan waktu untuk datang ke acara penghargaan tersebut? nah tidak ingin NCTzen salah paham Jaehyun segera memperbaiki jawaban dari Taeyong dengan berkata “Kami memiliki NCTzen diluar sana yang setia menunggu kami, NCTzen kami mencintaimu”. Ya namanya juga salah paham ya guys, manusiawi banget lah. By the way beneran itu Taeyong mau pasangan.

2. News Anchor Memuji Bahasa Inggris Mark

Beberapa presenter sepertinya kudet dan berpikir semua Idol KPop berasal dari Korea, jadi tidak heran ya mereka mencari takjub setelah tahu ada Idol KPop yang begitu Cap cis cus dalam berbahasa Inggris. Misalnya saja nih ketika seorang host memuji bahasa Inggris dari Mark dengan kesan, dia berpikir bahwa Mark warga Korea.

Namun setelah tahu bahwa Mark ini dari Kanada, si mbak host ini pun melanjutkan pujian dengan tanggung dan canggung. Hmm aneh dan cukup membingungkan gak sih? apakah cuma orang bule saja yang dapat berbahasa Inggris dengan fasih? nah beberapa orang mungkin tersinggung ya dengan pujian itu.

3. Ketika Member Twice Tak Mengerti Pertanyaan Irene Kim

Nah lain halnya nih dengan host yang sebelumnya, kali ini sebaliknya hostnya yakni Irene kim seseorang dari beauty vlogger dan juga presenter TV Korea Amerika, dia berfikir setidaknya dari 9 member Twice ada satu yang bisa berbahasa Inggris. 

Sayangnya nih tidak semua grup KPop terdapat member seperti Mark NCT127, ada banyak grup KPop yang membernya tidak cukup fasih dalam berbahasa Inggris. Misalnya saja nih wawancara Twice di sela-sela perhelatan KCON LA, saat itu Irene Kim bertanya tentang konsep kostum yang mereka kenakan. Namun setelah pertanyaan itu diajukan Irene menyadari tidak ada yang memahami pertanyaannya itu, Irene pun segera mengulangi pertanyaan dalam bahasa Korea.

4. Wendy Red Velvet Bocorkan Comeback Musim Panas

Host yang piawai selalu bisa membuat sesi wawancara begitu dinikmati Idol KPop, hingga nih tidak jarang Idol KPop keceplosan melontarkan informasi yang masih rahasia. Wendy Red Velvet menjadi satu contoh malang untuk kasus ini, dia seharusnya belum memberitahu dunia kapan mereka comeback tetapi lidahnya kadung tergelincir.

Selama 17 detik berikutnya ia mencoba menutupi keteledorannya, sementara member yang lainnya terlihat panik. Wendy pun berujar tidak tahu apa yang sudah dikatakannya barusan, mendengar hal itu member lain tertawa gugup mencoba untuk menutupi kepanikan, sekaligus rasa canggung yang menggantung.

5. BTS Tak Memahami Tradisi Tukar Kado White Elephant

Tidak hanya soal perbedaan bahasa perbedaan tradisi antara presenter dengan Idol KPop yang diwawancarai kadang membingungkan, di Eropa dan Amerika Natal adalah hari libur besar dimana masyarakat menggelar berbagai kegiatan. Sementara itu di Korea tidak ada yang benar-benar spesial di hari Natal, itu sebabnya ketika Idol KPop terlibat dalam kegiatan Natal ala barat mereka pun seolah terjebak dalam games yang tidak mereka pahami.

Dalam rangkaian wawancara dengan BTS di musim Natal, para member terlibat dalam sesi permainan white elephant yang sering juga disebut berarti Santa namun sesi itu membuat mereka menjadi bingung karena tidak paham apa itu white elephant. Nah guys, white elephant itu adalah tradisi tukar kado dengan membungkus hadiah receh dan juga unik yang bisa jadi nih amat berguna atau sebaliknya tidak bermanfaat sama sekali bagi yang mendapatkannya makanya disebut juga kotoran Santa atau hadiah sisa dari Santa.

Nah para member antara lain mendapatkan kaos action figure Superman, permen karet, lilin aromaterapi dan lain-lain sebagainya. Umumnya nih mereka mendapatkan mainan anak-anak, hadiah yang diterima oleh V misalnya adalah permen karet yang sudah hilang dua potong, waduh. Nah tapi karena 7 Oppa ganteng ini tidak tahu jika itu adalah permainan with elephant walhasil keadaan menjadi kagok sekaligus menggemaskan.

6. Pertanyaan Hook-Up di Ellen Show

Tuan rumah acara selalu punya stok pertanyaan yang menarik ya dan mungkin juga nih mematikan untuk bintang tamunya. Ketika BTS menjadi tamu di Ellen Show, Ellen DeGeneres bertanya pada RM selaku juru bicara, Apakah mereka pernah melakukan Hook-Up dengan fans? nah guys Hook-Up adalah istilah yang merujuk pada kencan kilat untuk tujuan bersenang-senang saja, mendengarkan pertanyaan itu RM sampai terhenyak loh dan sempat salah tingkah sampai lupa menerjemahkan pertanyaan itu kepada para member yang lainnya.

RM malah mencoba menyesatkan pertanyaan itu dengan menjawab kami sedang melakukannya sekarang, tapi seorang Ellen tentu tahu ya trik itu sehingga Ia tetap menginginkan jawaban yang tepat. Ketika akhirnya penerjemah mengartikannya pada member lain, Kim Taehyung pun mengatakan dengan tegas jika Hook-Up dengan fans tidak akan pernah terjadi.

7. Mark dan Taeyong NCT Jelaskan makna lagu “Whiplash”

Budaya Korea dan Asia secara umum cukup konservatif dan cukup berhati-hati nih saat membahas tentang seksualitas, nah karena itu lagu-lagu tentang hasrat dan seksualitas liriknya menjadi diperhalus. Saat Taeyong dan Mark ditanya mengenai inspirasi dibalik lagu Whiplash ciptaan mereka, seketika nih keduanya menjadi terdiam seolah membeku karena sadar lagu itu dengan mudah diartikan vulgar.

Karena itu mereka menjawab dengan hati-hati, tapi apa yang dikatakan Taeyong adalah sebuah kejutan. Mark mengatakan jika lagu tersebut terinspirasi dari perjalanan tumbuh di SM Entertaiment, lagu itu memotivasinya menjadi lebih kuat.

Sementara itu menurut Taeyeon lagu itu sebenarnya terinspirasi dari kakak perempuannya yang memiliki tekad yang kuat, sementara ia adalah laki-laki yang lemah dan kakaknya mencambuk nya agar menjadi lebih kuat. Hmm mencambuk pakai apa ya kira-kira? Nah keadaan pun menjadi kaku dan canggung, WinWin yang berada di tengah pun seakan ingin menghilang dari sana.

Nah Young jika kamu perhatikan ada dua penyebab nih, mengapa momen wawancara Idol KPop dengan presenter asing tadi menjadi menggelikan dan membuat kikuk. Yang pertama nih dari sisi presenter, mereka sepertinya tidak mengetahui dengan baik latar belakang bintang tamunya sehingga bisa paham pertanyaan yang relevan yang mesti diajukan. Nah yang kedua kemampuan berbahasa Inggris dari Idol KPop yang masih terbatas menghalangi mereka untuk dikenal lebih dekat oleh penggemar di seluruh dunia.