Arnold Putra

Arnold Putra Terkena Kontroversi Paket Organ Manusia, Lebih Parah Dari Sebelumnya

Posted on

Artis Terkini – Salah satu desainer Tanah Air, Arnold Putra tampaknya ramai dengan sejumlah kontroversi. Belakangan ini namanya disorot karena terkena kasus pengiriman paket yang berisi organ manusia.

Paket itu dikirimkan dari negara Brazil ke Singapura. Mengusut paket itu, pihak Kepolisian Federal Brazil masih melakukan penyelidikan.

Dari penyelidikan awal, orang yang menjadi tersangka utama adalah professor yang bekerja di Amazonas State University (UEA).

“Ada ekstraksi cairan tubuh dari laboratorium anatomi,” kata polisi Brazil.

Kemudian, ia melanjutkan kalau ada dugaan paket tersebut berisi tangan dan 3 plasenta manusia yang dikirimkan dari Manaus, Brazil ke negara Singapura.

Kini sang professor Amazonas State University sudah menjadi tersangka dan diselidiki lebih lanjut. Ia juga akan terkena hukuman 8 tahun penjara jika memang bersalah.

Tidak hanya dugaan kasus paket organ manusia, desainer Arnold Putra memiliki kontroversi lainnya yang sering diperbincangkan.

Pernah Bergaya Seperti Pemuda Pancasila

510472320

Sebelumnya, Arnold Putra menjadi perhatian karena memakai baju yang mirip dengan seragam Pemuda Pancasila saat menghadiri acara Paris Fashion Week 2022.

Potret Arnold Putra yang hadir dalam acara Paris Fashio Week 2022 ini diposting di akun Instagram @jakartasneakersday pada tanggal 23 Januari 2022.

Di foto itu, Arnold Putra memakai setelan baju, celana, dan topi yang punya warna dan corak yang mirip dengan seragam Pemuda Pancasila.

Di pakaiannya juga terdapat badge nama dan gambar berupa logo.

Dituduh Memberi Barang KW ke Penduduk Suku Pedalaman

61ed636ad9d65

Di bulan Maret 2020 lalu, Arnold Putra banyak dibicarkan karena dituduh sudah memberi barang mahal palsu kepada suku pedalaman.

Tuduhan ini pernah kali dilemparkan oleh akun Twitter @SuperiorGrab.

Akun tersebut berkata kalau Arnold Putra memberi barang mahal palsu dan sebagai imbalannya ia akan mendapat tulang manusia dari suku pedalaman itu.

Akun @SuperiorGrab juga berkata kalau Arnold Putra mendekati suku pedalaman supaya bisa menjadi alat untuk ajang pamer di akun Instagram.

“Arnold Putra merupakan simbol dari kejahatan. Dia membangga-banggakan diri sendiri yang menghadiahkan barang palsu ke suku pedalaman supaya ia diberi imbalan sisa tulang manusia dan barang berharga lain dari suku mereka,” tulis akun tersebut.

“Arnold Putra mendekati suku yang terpencil, memperalat mereka untuk menjadi konten pamer barang-barang mewah di akun Instagram-nya,” sambung @SuperiorGrab. Tulisan itu diposting pada tanggal 26 Maret 2020.

Arnold Putra memang desainer yang sering memposting foto bersama suku-suku pedalaman di Indonesia dan negara lainnya.

Di sejumlah potret yang diposting di akunnya, Arnold suka memakai baju dan barang bermerek yang harganya luar biasa.

Postingannya yang terbaru adalah fotonya di Pulau Mentawai pada bulan Desember 2021. Ia mengambil foto bersama suku asli dari pulau itu dan memakai pakaian bermerek dari Bottega Veneta.

Tidak hanya itu, Arnold Putra juga menghadiahkan jam tangan bermerek Richard Mille kepada para penduduk suku.

Kemudian akun @SuperiorGrab juga blak-blakan berkata kalau sifat Arnold itu tidak menghargai agama, etnis, dan suku tertentu.

“Pertama, ia tidak menghargai mumi Indonesia dalam ritual tahunan. Kedua, ia memberi jam tangan KW kepada wanita suku Himba,” tulis @SuperiorGrab.

“Ketiga, ia tidak menghormati orang-orang beragama Hindu karena kitab setan di tangannya, Keempat, ia berkata kuil di India adalah ‘kuil setan’,” tutupnya.

Pernah Buat Tas Yang Terbuat dari Tulang Anak Manusia

Daftar Kontroversi Arnold Putra, Bikin Tas dari Tulang Manusia

Arnold Putra pernah membuat tas yang pegangangnnya terbuat dari tulang belakang anak manusia. Tas tersebut dijual di tahun 2016.

Tas tersebut katanya adalah satu-satunya di dunia dan dijual dengan harga 5.000 USD.

Dalam postingan Arnold di akun Instagram @byarnoldputra, ia menulis caption kalau tas itu terbuat dari tulang belakang anak yang memiliki penyakit osteoporosis.

“Tas ini terbuat dari tulang-tulang belakang anak yang punya penyakit osteopororis,” tulis Arnold Putra.

Dari pendapat beberapa ahli, mereka percaya perkataan Arnold yang berkata kalau tas itu asli dibuat dari tulang manusia.

Arnold terang-terangan mengakui kalau tulang belakang itu ia dapat dari negara Kanada dan didapatkannya secara legal.

Tapi, ketika dimintai bukti dokumen resminya, Arnold menolak karena ada perjanjian rahasia terkait pembelian tas itu.

Profil Singkat Arnold Putra

Arnold Putra adalah desainer asal Tanah Air yang sekarang tinggal di Los Angeles, Amerika Serikat.

Ia dilahirkan di Jakarta pada tahun 1995. Di tahun 2017, ia pernah masuk dalam kategori ‘kolektor mobil ter-produktif di Tanah Air” di situs Tatler Indonesia.