Sultan Djorghi Mualaf! Ini 5 Fakta Menariknya, Spectacular !

w644 1 1

Sultan Djorghi Mualaf! Ini 5 Fakta Menariknya, Spectacular !

Sultan Djorghi putuskan untuk mualaf, inilah fakta yang menuntun Sultan Djorghi masuk islam. Kehidupan dan perjalanan spiritual seseorang tidak dapat ditentukan. Hal tersebut dikarenakan ketetapan hati yang menjadi pemicu utama seseorang melangkah akan agama yang dipilihnya. Terkadang, kita selalu menganggap hal itu ialah kesalahan besar, namun bila diperdalam lagi bahwa setiap manusia itu memiliki haknya masing-masing, salah satunya yaitu hak dalam beragama. Kejadian inilah yang sedang dialami oleh aktor ternama sultan Djorghi.

Bacalah juga ulasan ini sampai selesai!

Usai Menjadi Janda Kini Anggi Novita Jalani Pengobatan Stroke

Lalu, apa yang menuntun Sultan masuk islam? Untuk mengetahui akan jawaban secara spesifik, maka silakan supaya membaca akan detail informasi ini! Lantas, inilah fakta masuknya Sultan pada agama islam.

Sultan Djorghi Mualaf! Ini 5 Fakta Menariknya, Spectacular !

Dan di bawah ini ialah informasi terlengkapnya!

Profil Sultan Djorghi

Sultan Pasya Djorghi atau yang kerap kali dipanggil sultan Djorghi, merupakan pria lahiran 19 November 1976, tepatnya di Jakarta kala itu. Sultan merupakan anak dari pasangan Thomas Patrick Djorghi dan Wangi Joba , Ia mengawali karier dengan bermain di beberapa sinetron, salah satu sinetron yang ia mainkan ialah Ayah, Mengapa Aku Berbeda? the Series, pada sinetron tersebut ia memerankan tokoh yang bernama Martin.

Mengakhiri masa lajangnya ia menikah dengan duda bernama Annisa Trihapsari, dari pernikahannya tersebut, pasangan ini dikaruniai seorang anak yang bernama Aquene Aziz Djorghi. Aktor yang satu ini juga pernah sekali membintangi dan berperan dalam sebuah film yang diproduksi oleh Buntario Dinamika Indonesia.

Terpukau dengan suara adzan

sultan djorghi sempat terima main sinetron dengan honor harian ternyata ini alasan di baliknya

Sultan sendiri mulai menyukai islam semenjak ia duduk di bangku SMA. Setiap subuh, ia selalu mendengar suara adzan yang menurutnya adzan subuh memang membuat dia tenang, hal tersebut dikarena adzan subuh sendiri memang memiliki lafadz yang berbeda bila dibandingkan dengan adzan waktu lain. Hatinya merasa tenang dan nyaman ketika mendengarkan adzan subuh.

Hal tersebut menyebabkan ia seringkali langsung tertidur, bilamana mendengar adzan subuh yang katanya membuatnya merasa tentram. Sejak saat itulah ia mulai menyukai agama islam, walaupun belum resmi mualaf. Pandangan islam tentu jauh berbeda mengingat sang ayah menganut agama kristian. Dari hal itu, ia suka memikirkan tentang islam dan penasaran akan agama yang satu ini.

Mempelajari sholat dan mengaji

Setelah menyukai islam hanya karena mendengarkan alunan adzan subuhnya. Ia tertarik untuk mempelajari lebih lanjut akan aliran ini, ia mulai mencari tahu seluk beluk islam. Mempelajari bagaimana tata cara dalam menjalankan kewajiban sholat, dan mempelajari surat al-qur’an. Diketahui bahwa salah satu surat yang ia pelajari ialah surat alfatihah, yang kala itu ia belajar dengan dibimbing almarhumah Ustadz Jeffri sebelum ia menjadi seorang ustadz.

Tetapkan ganti agama

93627176 692258664918311 2232097587098566263 n

Puncak dari rasa keingintahuan nya dalam agama islam. Sultan lalu bertekad untuk menjadi sorang mualaf, ia mengaku bahwa ini adalah keyakinannya. Keyakinan yang akan menjadi pemandu dalam kehidupannya di masa depan. Ia merasa selama ini ada yang kurang dalam hidupnya, namun tatkala memikirkan akan hal tersebut, Sultan tidak pernah menemukan akan jawabannya.

Hal tersebut baru disadari ketika ia menginjak usia remaja dan pada saat itu masih duduk di bangku SMA. Akhirnya Sultan Djorghi pun mantap untuk pindah agama dan menjadi seorang mualaf. Ia juga sempat mengakui bahwa keputusannya tersebut akan menjadi keputusan terbaik dalam hidupnya selama ini, akhirnya sultan sendiri resmi masuk islam.

Tetap enjoy dengan keluarga meski beda agama

Walaupun ia memiliki agama yang berbeda dari agama milik keluarganya, namun hal tersebut tidak membuat hubungan antara anak dan orang tua rusak. Di dalam keluarganya sendiri, sikap toleransi merupakan perihal yang harus didahulukan. Diketahui, bahwa ia malah akur dengan keluarga, dan terasa agama yang berbeda tidak menjadi halangan untuk hidup bahagia.

Setelah masuk islam ia resmi mengganti namanya, nama yang sangat indah baginya dengan mengagungkan sang rasulullah. Namanya ialah Muhammad Yusuf Sultan Pasya Djorghi, dengan terus mempelajari persoalan agama islam, Sultan Djorghi sendiri kini sudah merasa bahagia akan keputusannya dulu. Meupakan keputusan yang membuatnya bisa bertahan dan terus berbahagia.

You May Also Like

About the Author: Artis Terkini