Indra Kenz Akhirnya Minta Maaf di Hadapan Publik, Begini Kata-Katanya

277321431 1314423372371925 7232116208942520843 n e1648220180817

Dunia Artis – Tersangka kasus Binomo, Indra Kenz kembali muncul di hadapan publik. Dari rilisan Mabes Polri, Indra Kenz terlihat meminta maaf kepada masyarakat Indonesia.

Indra Kenz Mengaku Tidak Pernah Berniat Menipu

Indra Kenz

Permohonan maafnya ini bisa dilihat dalam salah satu video yang diposting di kanal YouTube Intens Investigasi, pada tanggal 25 Maret 2022.

“Tolong izinkan saya untuk memberikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya,” tutur Indra Kenz.

“Untuk seluruh masyarakat Indonesia, khususnya bagi siapapun yang kenal dengan dunia trading.”

“Saya juga merasa berterima kasih pada pihak polisi dan juga aparat yang sampai sekarang masih mengawal kasus ini,” ujarnya.

Lalu, Indra Kenz menegaskan kalau ia tak pernah berniat menipu dan merugikan orang lain.

Ia juga bilang orang tuanya yang tidak pernah mengajarkan menipu.

“Dari awal saya tidak punya niat sama sekali untuk merugikan orang lain, apalagi menipu mereka,” jelas Indra Kenz.

“Orang tua saya pun tak pernah mengajarkan saya untuk menipu orang.”

“Tapi, sayang sekali ini harus terjadi,” sambungnya.

Indra Kenz pun juga menjelaskan awal mulainya ia mengenal aplikasi Binomo 4 tahun lalu.

Baca juga:  Selama Ini Juragan 99  Mengaku-Ngaku Punya Jet Pribadi, Akhirnya Terungkap Jet Itu Bukan Miliknya

“Dulu, pada tahun 2018, saya mulai kenal dengan aplikasi binary option Binomo karena melihat sebuah iklan, lalu saya pun ikut pelatihannya.”

“Tahun 2019 saya buat konten di YouTube sampai saya akhirnya dikenal seperti sekarang ini,” terang Indra.

Tunangan dari Vanessa Khong itu juga mengingatkan masyarakat Indonesia agar lebih melek dengan investasi.

Indra Kenz harap masyarakat Indonesia bisa belajar dari kasus yang menjeratnya dan memilih alat investasi yang lebih baik.

“Saya harap semua masyarakat Indonesia dapat belajar dari kejadian ini,” kata Indra.

“Supaya bisa menentukan yang mana investasi baik yang ilegal maupun yang legal, karena semua investasi itu punya risiko sendiri-sendiri,” tutur Indra.

“Sebagai seorang pria yang bertanggung jawab, saya akan ikuti semua prosedur hukumnya,” tambah Indra.

Sebelumnya, Indra mengaku tidak tahu apa-apa soal Binomo. Tetapi, polisi tidak mempermasalahkan penyataan Indra yang belum mengakui kesalahan dan mengaku tidak tahu menahu tentang aplikasi Binary Option Binomo.

Indra Kenz juga sengaja menghilangkan barang-barang bukti, seperti laptop dan ponselnya. Hal tersebut tentu saja mengganggu proses penyidikan.

Polisi Menemukan Pencairan Dana di Kepulauan Karibia

Pihak polisi memberitahu kabar terbaru terkait kasus Binomo yang menjerat Indra Kenz.

Baca juga:  Awkarin Jadi Trending Setelah Cuitan Patah Hatinya di Twitter, Apakah Sudah Putus Dengan Gangga?

Dit Tipideksus Bareskrim Polri, Brigjen Pol Whisnu Hermawan baru saja menemukan dimana lokasi Binomo.

Pihaknya yang juga bekerjasama dengan pihak PPATK, OJK, dan BI melihat ada bukti transaksi ke luar negeri.

Hal tersebut disampaikannya dalam sebuah video yang diposting di kanal YouTube Indra Kenz, pada tanggal 25 Maret 2022.

“Kita baru mendapat 1 buah transaksi yang akan cair di Kepulauan Karibia,” terang Whisnu.

“Semoga dengan adanya kerja sama ini, kita bisa tahu dan juga bisa memblokirnya,” kata Whisnu.

Kemudian, pihak kepolisian juga akan mengejar sosok lain yang diduga adalah tersangka kasus Binomo.

“Kami tak akan berhenti di sini saja, kami sedang melakukan perkembangan terkait tersangka lain,”

“Diduga masih ada (tersangka lain) yang belum kami tangkap,” sambungnya.

Pengejaran tersangka baru itu adalah hasil dari pelacakan sejumlah pihak terkait.

“Kenapa kami bilang ada dugaan tersangka lainnya? Itu karena kami dibantu PPATK.”

“Ada sejumlah aliran dana yang akan kami informasikan di lain waktu,” kata Whisnu.

Kemudian, terungkap juga total korban dan kerugian korban karena kasus Indra Kenz itu.

Kasubdit II Tipideksus, Kombes Pol Chandra Sukma Kumara bilang pihaknya sudah memeriksa 64 orang saksi.

Sampai sekarang, korban yang sudah melapor adalah 40 orang dengan kerugian mereka sebesar 44 miliar rupiah.

Baca juga:  Dekat Barbie Kumalasari dan Ayu Wisya, Begini Penjelasan Doddy Sudrajat Terhadap Keduanya

“Sampai sekarang terkait dengan kasus IK, kami sudah periksa 64 orang saksi,” ucap Chandra.

“Lalu, total korban ada 40 orang yang punya kerugian kurang lebih sebesar 44 miliar rupiah.”

“Kemungkinan ini akan terus bertambah, dan kami juga sudah membuka hotline untuk korban Binomo,” ujarnya.

Chandra juga menjelaskan sejumlah barang bukti yang berhasil disita oleh pihak penyidik.

“Ada Tesla, Ferrari, kemudian sebagian rumah dan tanah juga sudah disita,” tutur Chandra.

“Uang kurang lebih 1,1 miliar rupiah, kemudian untuk rumah dan bangunan ada 6 unit di lokasi Tangerang dan Sumatera Utara.”

“Ada juga jam tangan dan aset yang sudah kita sita kurang lebih 55 miliar rupiah,” pungkas Chandra.

You May Also Like

About the Author: Yodik