Jenis Jenis Ending Dalam Film Fiksi

Jenis-Jenis Ending Dalam Film Fiksi, Mana Favoritmu?

Diposting pada

Kok endingnya gini sih? Padahal cerita awal udah oke banget greget deh. Siapa yang pernah ngalamin hal kayak gini ketika baca atau nonton film fiksi? Eitsss, kamu jangan suudzon dulu ya Guys. Bukan berarti penulisnya payah, tapi memang ada beberapa jenis ending dalam fiksi, yang dimana masing-masing cerita memiliki tujuan, baik untuk mengaduk emosi pembaca atau demi keperluan cerita.

Justru dengan beragam jenis ending tersebut, tentunya bisa membuat cerita yang kamu baca atau nonton tersebut makin menarik dan gak monoton!. Alhasil, para pembaca pun jadi semakin penasaran ditambah lagi dengan emosi yang semakin campur aduk.

Nah, biar kamu paham mengenai jenis-jenis ending dalam film fiksi tersebut, mimin bakal rinciin nih jenis ending apa saja yang ada di dalam sebuah cerita maupun perfilman yang ada saat ini. Simak ya berikut:

1. Circular Ending

Dimulai dari Circular ending yang merupakan istilah yang digunakan pada cerita atau novel, yang dimana cerita tersebut memiliki pola yang melingkar dari awal hingga akhir cerita. Maksudnya ending cerita akan kembali lagi ke awal cerita.

Membuat circular ending memang tidak mudah, karena kamu sebagai penulis harus bisa menjaga cerita untuk terus berada di benang merah. Dengan tujuan agar ending tetap sesuai dengan bab awal yang sudah ditulis sebelumnya.

2. Close Ending

Untuk jenis yang kedua ini yakni Close ending, dimana ending ini akan memberikan akhir dari sebuah cerita fiksi tanpa menyisakan pertanyaan yang menggantung, karena cerita benar-benar diselesaikan oleh penulis.

Jenis ending yang satu ini gak ada yang ambigu, semua sudah terpapar dengan jelas. Ending seperti ini cocok buat kamu yang gak suka dibuat penasaran. Akan tetapi cerita yang menggunakan close ending ini biasanya sudah mudah ditebak.

3. Dialogue Ending

Jenis ending yang satu ini merupakan akhir dari cerita yang diakhiri dengan dialog si tokoh utama atau tokoh lainnya. Jenis ending yang satu ini memungkinkan audiens untuk lebih dekat dan lebih mengenal kepribadian dari si tokoh.

Biasanya ending jenis ini ditutup dengan adegan tokoh yang sedang menulis di selembar kertas atau mengetik sebuah tulisan sambil berdialog. Isi dialognya berisikan tentang revolusi cerita.

4. Happy Ending Dan Sad Ending

weightlifting fairy kim bok joo 700x350 1

Kalau ending yang satu ini sepertinya kamu sudah gak asing lagi deh, alias sudah pada tahu kan? Ya benar kedua genre ini juga cukup banyak disenangi oleh audiens. Biasanya happy ending banyak dipakai di dalam genre hero, dimana protagonis berhasil menang dari antagonis.

Sedangkan untuk jenis sad ending banyak digunakan untuk genre yang bertemakan romance yang bisa bikin kalian baper dah gitu pasti ngabisin banyak tisu.

5. Open Ending

Open ending adalah ending yang memberikan akhir yang ambigu alias gak ada ujung yang pasti. Jenis ending yang satu ini memberikan kesempatan kepada audiens untuk mengartikan sendiri kelanjutan cerita. 

Cerita dengan jenis open ending memang selalu berhasil membuat siapa saja gregetan dan malah melekat, bahkan sampai kepikiran berhari-hari.

6. Reflection Ending

Reflection ending merupakan ending yang menunjukan seluruh pencapaian yang telah diterima oleh tokoh utama. Akhir cerita fiksi jenis ending ini mencerminkan juga seberapa jauh tokoh utama dapat menyelesaikan masalah di dalam cerita hidupnya.

Ending jenis ini sangat cocok banget buat kamu yang tidak suka dibuat penasaran, karena penulis telah memaparkan secara transparan apa saja yang dialami tokoh utama di kehidupan selanjutnya.

7. Twist Ending

Twist ending ini memiliki keterbalikan dari isi cerita yang sudah berlangsung sebelumnya, sehingga bisa memancing emosi dan kaget pada audiens. Efek kaget itulah yang membuat cerita dengan jenis twist ending ini masih menjadi favorit di antara pembaca dan penikmat film yang dimana membuat cerita semakin menjadi lebih menarik dan membuat dramatic tension gak monoton.

8. Shocking Ending

final destination 1 700x350 1

Kalau twist ending dipenuhi petunjuk-petunjuk berupa kejanggalan sejak awal cerita, berbeda dengan jenis shocking ending. Shocking ending menyajikan ujung cerita yang benar-benar mengejutkan, karena tidak pernah diduga ujung jalan ceritanya akan seperti itu.

Berarti kamu harus siap-siap menahan emosi jika bertemu dengan cerita atau film yang menggunakan jenis ending seperti ini. Sumber (lifestyle.detakhukum.com)