Sinopsis Episode 1 Twenty Five Twenty One, Ceritakan Usaha Na Hee Do Untuk Mewujudkan Cita-Citanya

Twenty Five Twenty One

Drakor Terbaru – Aktor Nam Joo Hyuk membintangi drama terbaru yang berjudul Twenty Five Twenty One dengan pasangan mainnya, Kim Tae Ri.

Drama ini akan ditayangkan di TVn dan Netflix setiap hari Sabtu dan Minggu jam 21:30 WIB.

Apa sih kisah yang diceritakan dalam drama yang berlatar di tahun 90-an ini? Mari kita simak sinopsis episode pertamanya!

Twenty Five Twenty One Episode 1 : Ceritakan Pertemuan Na Hee Do dan Baek Yi Jin

w644 7

Episode pertama Twenty Five Twenty One ini diawali dengan adegan flashback dari anak Na Hee Do, Kim Min Chae yang membaca buku diary sang Ibu.

Disini Twenty Five Twenty One, Kim Tae Ri memerankan tokoh Na Hee Do. Hee Do adalah seorang atlet anggar.

Ketika masih SMA, Hee Do sangat ingin menjadi pesaing dari Ko Yu Rim, atlet yang meraih medali emas di olimpiade anggar.

Hee Do sangat sering mendatangi sekolah Yu Rim, yaitu SMA Tae Yang. Tujuan kedatangannya tidak lain adalah untuk diam-diam menonton Yu Rim yang sedang berlatih.

Tidak hanya suka bermain anggar, Hee Doo juga suka sekali membaca cerita komik.

Sayang sekali cita-citanya sebagai atlet anggar harus berakhir karena adanya krisis moneter di tahun 1998. Hal ini membuat klub anggar di sekolah Hee Do dibubarkan.

Baca juga:  Drama Korea Jinxed at First, Seohyun Girls Generation dan Na In Woo Beradu Akting

Saat sedang frustasi, Hee Do diberitahu oleh teman onlinenya, “Kalau dunia kamu hilang, kamu harus pergi ke dunia yang lain,”

Akhirnya, Hee Do pun jadi punya ide pindah ke SMA Tae Yang karena klub anggar di sekolah itu masih belum bubar.

Di sisi lain, Nam Joo Hyuk memerankan Baek Yi Jin, seorang pria yang bekerja part-time di perusahaan koran dan juga menjadi penjaga di tempat sewa buku.

Yi Jin bertemu Hee Do ketika tidak sengaja melempar koran sampai merusak patung yang ada di rumah gadis itu.

Diceritakan Twenty Five Twenty One hubungan antara Hee Do dan Ibunya, Shin Jae Kyung ternyata tidak baik. Buktinya ketika, Hee Do bilang ingin pindah sekolah, Jae Kyung langsung menyuruhnya berhenti main anggar.

Yi Jin pun tidak sengaja mencuri dengar percakapan mereka berdua ketika sedang mengantar koran.

Ketika keluar dari rumahnya, Hee Do melihat Yi Jin dan langsung melabraknya karena merusak patung rumah.

Di hari berikutnya, Hee Do berpapasan dengan coach klub anggar SMA Tae Yang ketika datang ke sekolah itu.

Hee Do memohon-mohon kepada sang coach sambil berlutut supaya ia bisa masuk ke klub anggar SMA Tae Yang.

Baca juga:  Beberapa Moment Terbaik Drama Korea Business Proposal

Hee Do benar-benar sangat ingin pindah ke sekolah Yu Rim supaya bisa terus bermain anggar.

Karena sang Ibu tidak setuju Hee Do pindah ke SMA Tae Yang, maka ia berpikir perlu melakukan suatu kesalahan agar dikeluarkan secara paksa dari sekolah lamanya.

Ia lalu berusaha mengancam para siswi, tetapi usahanya itu tidak berhasil.

Twenty Five Twenty One Ceritakan Semangat Juang Hee Do

Hee Do masih tidak menyerah. Ia lalu ikut tawuran antar sekolah dan menghubungi polisi, berharap dirinya dapat ditangkap. Namun, usahanya gagal lagi.

Yang terakhir, Hee Do mendatangi klub malam dan berdandan ala-ala cewek preman supaya bisa ditangkap polisi karena anak dibawah umur sepertinya mabuk-mabukan dan masuk ke klub malam.

Lagi-lagi ia tidak berhasil karena Yi Jin tidak sengaja melihatnya dan menyuruhnya keluar dari klub. Hee Do pun kesal karena Yi Jin sudah merusak rencananya.

Yi Jin berkata bahwa rencana yang Hee Do buat itu salah, dan menyuruh gadis itu menyusun rencana baru yang lebih baik.

Yi Jin lalu mengajak Hee Do untuk pergi ke tempat sewa komik dimana ia bekerja. Yi Jin memberi pesanan buku yang ingin dipinjam Hee Do, ‘Full House’.

Yi Jin lalu bercerita kalau keluarganya mengalami bangkrut sehingga dirinya harus hidup mandiri dan berusaha bekerja meskipun seadanya.

Baca juga:  Reuni Moon Ga Young dan Kim Dong Wook, KNetz: Mereka Dating?

“Di umurmu ini, kamu masih bisa minta bantuan ke orang lain, jadi nikmati masa mudamu,” kata Yi Jin memberi nasihat.

Esok harinya, Ibunya memarahi Hee Do sampai merobek buku komik ‘Full House’ yang dipinjamnya.

Hee Do pun mengganti halaman yang robek dengan tulisan tangannya, tapi tentu saja ketahuan oleh Yi Jin.

Setelah itu, coach anggar berkata Hee Do harus ikut tes supaya bisa menjadi murid di SMA Tae Yang.

Setelah ikut tes, akhirnya Hee Do berhasil menarik hati coach tersebut.

Tapi, tanpa disangka-sangka, ternyata sebenarnya Ibu Hee Do mengenal coach itu dan meminta supaya sang putri bisa diterima di SMA Tae Yang.

Hee Do pun senang karena akhirnya bisa satu sekolah dengan Yu Rim.

You May Also Like

About the Author: Yodik