Solois Korsel, Sung Si Kyung Diserang Netizen Pasca Dilaporkan Tetangga Disebut Gaduh

Sung Si Kyung

Kpop Terkini – Penyanyi balada solo asal Korea Selatan, Sung Si Kyung angkat bicara pasca dirinya diprotes para tetangganya melalui media sosial. Sung Si Kyung dianggap kerap menimbulkan suara gaduh oleh para tetangga satu apartemennya. Melalui media sosial pribadinya, Sung Si Kyung ucapkan permohonan maaf pada para tetangga dan fansnya.

Seorang netter yang mengaku tetangga Sung Si Kyung membagikan keluh kesahnya pada sebuah forum komunitas online. Sebut saja Mr X, menceritakan ia mengeluhkan tingkah laku Sung Si Kyung, sang tetangga apartement yang tinggal di unit di atas Mr X. Ia menulis, “setiap hari, aku mendengar suara kaki, saat aku menulis ini, mereka (Sung Si Kyung dan temannya) tengah memutar musik dengan keras.

Setiap kali Sung Si Kyung muncul dalam iklan televisi, aku ingin merusak TV ku. Aku tidak percaya dia mengelu-elukan tidur nyenyak, saat ini aku mungkin tidak akan bisa,” tegas Mr X.

Diketahui “Tidur nyenyak” merupakan tagline yang kerap dipakai Sung Si Kyung saat tampil menyanyi di panggung. Tidak sedikit netter yang membaca postingan tersebut dan langsung menuju pada satu nama, yakni Sung Si Kyung.

Ucap Permintaan Maaf Sung Si Kyung Kepada Para Fans yang Kecewa

Melalui akun Instagram pribadi miliknya pada Minggu (19/12), Sung Si Kyung mengklarifikasi berita yang menyebut ia bahkan tega melontarkan kalimat kasar kepada tetangganya itu.

Sung Si Kyung menuliskan, “Aku tersiksa karena ada laporan yang mengklaim bahwa (aku mengatakan hal kasar), “Aku tidak punya apa-apa untuk dikatakan” dan “Aku akan segera pindah,” dan akhirnya aku memutuskan untuk menulis pesan ini. Tentu saja aku tidak akan mengatakan hal-hal seperti itu,” tegas penyanyi solois ini.

Si Kyung bahkan menceritakan niat baiknya untuk memperbaiki hubungan dengan tetangganya pasca postingan itu ramai. Ia menjawab,“Hari dimana postingan itu diterbitkan, aku langsung mengunjungi tetanggaku yang tinggal di bawahku dan meminta maaf kepada mereka. Aku mengatakan aku minta maaf, dan mereka dengan baik mendengarkanku kemudian, aku berjanji untuk lebih mempertimbangkan tindakanku.”jelasnya.

Dia pun menjelaskan kronologi yang sebenarnya hingga postingan tetangganya ramai di forum online. Pada malam itu, Si Kyung ingin memasak untuk anggota bandnya di apartemennya. Hal ini dilakukan karena ia dan temannya tidak bisa dine in di restoran akibat pembatasan sosial.

Si Kyung menjelaskan, “Anggota band aku yang pekerja keras akan pergi ke restoran, tetapi karena Covid-19, aku malah membuatkan makan malam untuk mereka di rumah,”.

Kemudian, ia dan rekannya ingin makan sembari memutar musik. Si Kyung menyadari kesalahannya karena saat itu sudah larut malam tetapi mereka memutar musik di YouTube di lantai pertama apartemennya.

Sung Si Kyung mengatakan, “Tapi kesalahan kami adalah mendengarkan musik bersama di YouTube larut malam menggunakan TV lantai pertamaku”. Akan tetapi ia menjelaskan tidak setiap hari ia mendengarkan musik dengan nada keras.

Juga menyebut ia memang kerap kali mendengarkan YouTube, akan tetapi dengan suara normal. Ia pun mendengarkan musik  menggunakan headphone bukan dengan speaker.

Dia mengatakan,“Sebagai seorang penyanyi, aku tidak mendengarkan musik dengan keras setiap hari. Aku menghabiskan sebagian besar waktuku di luar. Untuk selanjutnya, aku akan lebih berhati-hati.”

Dia menambahkan, “Karena kita berbagi gedung apartemen ini bersama-sama, tentu saja aku percaya bahwa tetangga harus memperhatikan dan menghormati satu sama lain dan bahkan lebih berhati-hati”,”Aku benar-benar akan lebih berhati-hati di masa depan dan bahkan lebih berhati-hati. Aku sangat minta maaf kepada tetangga aku, dan aku juga minta maaf kepada penggemarku,” tutupnya.

Bahkan demi mencegah hal serupa di kemudian hari ia menjelaskan bahwa dirinya akan memasang bantalan peredam suara untuk menghilangkan kebisingan yang ditimbulkan kursinya saat memindahkannya.

Sung Si kyung menyebut ia juga akan memakai sandal di dalam ruangan, “berjalan pelan” di dalam rumah, dan mencoba untuk tinggal di lantai dua. Hal ini menjadi pelajaran besar baginya agar menjaga sikap di kemudian hari terutama kepedulian kepada tetangganya.

You May Also Like

About the Author: Yodik