Miris! Lakukan Syuting Film di Dekat Tenda Pengungsi Gunung Semeru Berujung Boikot

sinetron tmtm 43

Sejumlah warganet yang mengetahui akan syuting film di dekat tenda pengungsi Gunung Semeru mendadak geram. Pasalnya, syuting TMTM atau Terpaksa Menikahi Tuan Muda ini dianggap tidak memiliki rasa kasihan pada para pengungsi. Erupsi gunung Semeru yang terjadi pada hari Sabtu tanggal 4/12/21 ini tentu masih menyisakan banyak luka bagi para korban.

 

Belum lagi lokasi pengambilan syuting film di dekat tenda pengungsi Gunung Semeru membuat banyak orang miris. Bagaimana bisa ada sutradara dan kawanan tim pengambilan gambar film tidak memikirkan bagaimana perasaan para pengungsi terlebih dahulu? Bahkan, para korban sebagian masih menunggu jenazah keluarga dan kerabat yang sampai saat ini banyak belum ditemukan.

 

Inilah mengapa banyak orang yang mengecam aksi syuting film di dekat tenda pengungsi Gunung Semeru tersebut. Memang bukan tanpa sebab, ya kan? Banyak yang menanyakan tentang empati para kru. Kenapa tidak memilih tempat lain untuk pengambilan gambar syuting film TMTM ini?

Kronologi Syuting Film di Dekat Tenda Pengungsi Gunung Semeru

oo98iuj1223

Belum hilang rasanya perasaan berduka banyak orang melihat banyaknya video yang mengabadikan bagaimana erupsi yang terjadi. Belum lagi, beredar video tim penyelamat yang menemukan para jenazah dalam keadaan yang memilukan. Namun, belum genap seban, sudah ada saja oknum-oknum tanpa empati yang mengambil keuntungan atas bencana ini.

 

Dikutip dari akun Instagram @lumajang.ku, disana terpampang nyata aksi pengambilan gambar untuk film TMTM ini. Film ini sendiri diketahui sudah tayang semenjak tanggal 9 Agustus 2021 hingga saat ini. Jika kamu belum pernah menyaksikan film ini, maka kamu bisa menonton nya di ANTV.

 

Sesuai dengan namanya, film ini menceritakan seorang pemuda tampan kaya raya yang dianggap sebagai tuan muda. Sebenarnya, ceritanya sama seperti percintaan ala anak remaja yang ringan hingga dibumbui konflik ala sinetron Indonesia. Hanya saja, salah satu take pengambilan gambar untuk film ini dinilai tidak sepantasnya dilakukan.

1772044450

Atas tindakan ini, akun @Lumajang.ku juga akhirnya menyerukan boikot terhadap film TMTM pada tanggal 23 Desember 2021, kemarin. Memang, jika dinilai dengan logika rasanya kurang pantas jika melakukan syuting film di dekat tenda pengungsi Gunung Semeru ini, kan? Padahal sebenarnya film TMTM sendiri diketahui juga sering mendapatkan penghargaan loh.

Klarifikasi Sutradara TMTM

1719262275

Film TMTM yang dibintangi oleh Christ Laurent dan Alisia Rininta ini mendapatkan kecaman banyak orang. Tidak hanya masalah lokasi syuting yang dianggap sangat tidak beretika ini. Namun, mempertontonkan adegan tidak sopan di depan anak-anak pengungsi juga dikecam oleh akun @Lumajang.ku.

 

Bagaimana tidak, karena mereka melakukan syuting film di dekat tenda pengungsi Gunung Semeru, alhasil banyak yang menyaksikan secara langsung. Mirisnya lagi, diantara gerombolan penonton tersebut tidak sedikit anak-anak yang juga ikut menyaksikan adegan demi adegan.

 

Dengan ulah ini akhirnya pihak Sutradara film TMTM buka suara. Menurutnya, syuting dilakukan karena sudah meminta izin sebelumnya. Termasuk izin dari pihak Bupati. Sehingga seharusnya tindakan mereka bukanlah tindakan yang dilarang. Apalagi, syuting disana memang dilakukan karena ada cerita yang menggambarkan tentang seorang relawan.

 

Dan di dalam cerita tersebut juga ditampilkan sisi baik sisi kemanusiaan. Atas dasar pertimbangan ini, makanya mereka melakukan syuting film di dekat tenda pengungsi Gunung Semeru tersebut. Tidak ada niat lain apalagi bermaksud menghilangkan empati terhadap para korban.

Permohonan Maaf Para Pemain

Syuting film di dekat tenda pengungsi gunung semeru

Walaupun sutradara dan pihak rumah produksi sudah buka suara atas masalah ini. Tetap saja para pemain merasa bertanggung jawab atas kejadian tersebut. 

 

Sebut saja Leo Consul, dirinya mengatakan “Tidak ada sedikitpun niat saya ataupun tim untuk menyakiti hati para korban gunung Semeru. Saya seharusnya lebih teliti dalam menilai situasi dan kondisi,”.

 

Dan ucapan maaf lainnya juga diberikan oleh Rebecca. Dirinya menulis status di Instagram pribadinya berupa:

 

“Saya disini tidak mau membela diri dalam hal ini. Sekali lagi saya mohon maaf sebesar-besarnya, saya meminta maaf telah mengecewakan beberapa pihak, tidak ada maksud ataupun tujuan,”

 

Jadi, ini murni kesalahan teknis saja ya guys. Apapun itu, mari berdoa yang terbaik bagi para korban erupsi Gunung Semeru.

 

You May Also Like

About the Author: Artis Terkini